Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Operator SPBU di Kecamatan Indramayu Tahun 2022

  • Nanda Putri Lisa Ardiyanti, Tayong Siti Nurbaeti, Roifatun Nisa

Abstrak

Gangguan psikis berupa perasaan lelah yang berat dan berujung pada depresi akan menjadi penyakit pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung. Lebih dari 65% pekerja di Indonesia datang ke poliklinik perusahaan dengan keluhan kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian operator SPBU di Kecamatan Indramayu tahun 2022. Sampel terdiri dari 42 orang dengan metode total sampling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian operator SPBU di Kecamatan Indramayu tahun 2022 dengan nilai p-value = 0,001 (p<0,05). Terdapat hubungan antara masa kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja bagian operator SPBU di Kecamatan Indramayu tahun 2022 dengan nilai p-value = 0,001 (p<0,05). Disarankan untuk mengurangi kelelahan kerja, pekerja bagian operator SPBU selama bekerja lebih memperhatikan waktu untuk istirahat atau jeda saat merasakan indikasi kelelahan fisik karena posisi kerja yang berdiri terus menerus. Bila diizinkan, pekerja dapat menyiapkan kursi duduk di tempat kerja sehingga pekerja bisa istirahat dengan nyaman tanpa meninggalkan tempat kerja.

Keywords: Usia; Masa Kerja; Kelelahan Kerja; Operator SPBU.

Diterbitkan
2022-10-30