EFFORTS MANAGEMENT OF TINEA CORPORIS IN A 16-YEARS-OLD FEMALE PATIENT THROUGH A FAMILY MEDICINE APPROACH AT KUTA MAKMUR PRIMARY HEALTH CENTER, NORTH ACEH REGENCY

  • Regita Azzahra Nasution Universitas Malikussaleh
Kata Kunci: Tinea corporis, Family folder, Kedokteran keluarga

Abstrak

Pasien An. R, usia 16 tahun datang ke Poliklinik Umum Puskesmas Kutamakmur dengan keluhan gatal pada bokong sekitar 3 bulan yang lalu dan memberat sejak 10 hari terakhir. Awalnya keluhan muncul pada bokong (pantat) kemudian secara perlahan meluas ke selangkangan. Kemuadian keluhan ini juga muncul pada area wajah. Awalnya pasien merasakan gatal dan mulai menggaruk garuk bagian yang gatal sehingga berdarah meninggalkan bercak dan dirasakan semakin meluas dan pada beberapa bagian terlihat memerah dengan batas cukup jelas dan disertai sisik halus. Keluhan ini cukup menganggu aktivitas sehari hari pasien. Pasien pernah menggunakan handuk yang sama dengan anggota keluarganya yaitu abang pasien. Abang pasien merupakan seorang siswa pesantren yang menderita keluhan yang serupa. Pada pemeriksaan fisik didpaatkan TD 110/90 mmHg, HR78 x/menit, RR 20 x/menit, T 36,8℃. Pada pemeriksaan regio facialis tampak efloresensi berupa patch hipopigmentasi dan eritematosa dengan batas tegas, disertai central healing dan tepi meninggi dengan skuama halus. Pasien diberikan terapi yaitu ketoconazole cream dan oral. Data primer diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Penilaian dilakukan berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan, Intervensi yang dilakukan diantaranya adalah edukasi mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, menghindari faktor resiko, kepatuhan mengonsumsi obat dan menghindari komplikasi yang dapat terjadi akibat tinea corporis.

Diterbitkan
2026-04-29