DONOR DARAH SAAT PANDEMI COVID-19

  • Attisya Milenty Putri Djuardi Universitas Lampung
Kata Kunci: COVID-19, donor darah, pandemi

Abstrak

COVID-19 merupakan penyakit pneumonia berat tipe baru yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penyebaran virus ini terjadi sangat cepat secara global dan telah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO. Kasus positif COVID-19 yang semakin banyak memberikan dampak negatif diberbagai sektor termasuk sektor kesehatan. Dampak yang terjadi disektor kesehatan salah satunya ialah berkurangnya jumlah pasokan darah di bank darah. Kurangnya jumlah pasokan darah tersebut menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah permintaan yang lebih tinggi daripada persediaan darah yang ada. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 terhadap pasokan darah di berbagai negara termasuk di Indonesia dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai donor darah saat pandemi. Metode yang digunakan ialah literature review dari 16 artikel NCBI, Google Scholar serta berita dari tahun 2016-2020. Metode analisis yang dipakai adalah systematic literature review yaitu dengan mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan mengembangkan secara sistematis penelitian yang tersedia dengan fokus topik yang sesuai dan relevan. Hasil dari literature review ini menunjukan bahwa sejak adanya pandemi COVID-19 jumlah pasokan darah menurun secara drastis. Hal tersebut terjadi karena banyak masyarakat yang khawatir akan terpapar COVID-19 saat melakukan donor darah.

Diterbitkan
2020-10-03