Analisis Implementasi Skrining ISPA Digital di RSUD Cipayung
Abstrak
Pada awal tahun 2020 merebak wabah COVID-19 yang menyebar dengan cepat di berbagai negara di dunia. Penyebaran wabah COVID-19 sangat cepat dan memprihatinkan. Gejala COVID-19 sangat tidak jelas, dapat bermanifestasi klinis dari asymptomatic sampai dengan menimbulkan gejala berat bahkan hingga dapat menimbulkan kematian. Rumah sakit dalam upaya memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas melakukan proses skrining dan triase kepada seluruh pengunjung dalam upaya pencegahan penularan infeksi di area rumah sakit. Dalam melakukan skrining tersebut menimbulkan antrian dan memakan waktu sehingga dapat menimbulkan potensi penularan. RSUD Cipayung berupaya mengganti proses skrining dari manual ke aplikasi digital guna percepatan proses tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektifitas implementasi skrining ISPA digital di RSUD Cipayung. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sample diambil dengan jumlah responden adalah sebanyak 52 orang pengunjung rawat jalan terdiri dari pengunjung yang pernah mengalami skrining digital dan skrining manual dengan teknik consecutive sampling. Penelitian menunjukan bahwa penggunaan aplikasi skrining ISPA digital memberikan waktu layanan yang lebih cepat. Waktu tunggu antrian lebih cepat dari sebelumnya. Proses pelaksanaan skrining digital lebih baik dari skrining manual. Sebagian besar responden sangat puas terhadap aplikasi ini serta memberikan dampak efisiensi bagi penggunaan ATK dan SDM rumah sakit. Rumah sakit dapat menyempurnakan aplikasi tersebut dan meningkatkan objektivitas pengunjung dalam pengisian aplikasi digital dengan meningkatkan pengawasan oleh petugas kesehatan.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

